Showing posts with label masjid. Show all posts
Showing posts with label masjid. Show all posts

Sunday, April 28, 2024

Maghrib hingga Isya di masjid

Dari waktu setelah selesai Shalat Maghrib hingga masuk waktu Isya relatif pendek, sekitar 50 menit.

Bila setelah shalat jamaah Maghrib di masjid, kita pulang... tdk jarang saat Isya ckp berat pergi ke masjid lagi.

Terasa nikmat bila setelah selesai jamaah Maghrib kita berdiam diri si masjid menunggu waktu Isya. Sambil menunggu, kadang kita tilawah atau tadarus atau dzikir atau sesekali bincang2 dg jamaah lain shg bisa lebih akrab... atau aktivitas2 positif lain.

Alhamdulillah masjid juga jadi lebih makmur.

Bagaimana kalau setelah Shalat Maghrib, semua jamaah pulang? Tidak apa kita sendiri saja. Sambil hari2 berikutnya kita ajak rekan2 jamaah lain unt tinggal di masjid bakda Maghrib.

Unt kita yg pengurus masjid, baiknya kita upayakan unt mengajak jamaah mengoptimalkan waktu Maghrib s/d Isya tsb. Misal buka bersama puasa sunat diteruskan tilawah atau bicang2; tadarus; kajian2, diskusi sirah nabawiyah, atau aktivitas2 lain. 


Saturday, April 27, 2024

Rapat perdana pengurus FSDKM Lengkong periode 2024-2029

Alhamdulillah tadi mengikuti rapat perdana pengurus Forum Silaturahmi DKM (FSDKM) Kec Lengkong, Bdg.
Di Masjid Nurul Falaah. 

Ada 10 orang. Di foto ada bbrp yg tdk terlihat.

- Agenda
1. Perkenalan
2. Penyesuaian jobdesc
3. Mekanisme kerja
4. Penyusunan draft Rencana Kerja & Anggaran

Saturday, April 20, 2024

Masjid Membersamai Para Sepuh (Warga Senior / Lansia+)

Bagus sekali ada upaya2 masjid ramah anak, ramah tetangga, ramah milenial, ramah lansia dll  

Disebut lansia biasanya yg usia mulai 60th. Namun sangat banyak lansia yg msh sangat sehat, segar dll.

Terkait lansia khususnya yang sdh lebih sepuh, yang karena kondisinya maka lebih membutuhkan keberaadan orang lain. Juga meski blm lansia namun krn kondisinya juga spt itu.  

Jadi mungkin istilah yg lebih tepat "para sepuh" atau "warga senior" atau "lansia+"

Sdh sewajarnya masjid ramah, peduli kepada mereka. Mungkin istilah yg lebih pas adalah "membersamai". Masjid membersamai para sepuh tsb.  Khususnya yg krn kondisinya perlu dibersamai. Perlu didampingi. 

Kondisi tsb misalnya: kondisi kesehatannya sehingga memaksa unt harus sering di rumah. Bahkan harus sering berbaring di tempat tidur. Apalagi mungkin keluarganya tidak bisa optimal membersamai (misal di luar kota), pasangan (suami/istri) sdh meninggal dll.

Tentunya yg membersamai utama adalah keluarga mereka. Masjid bersama keluarga ikut membersamai. 


Apa konkritnya program membersamai itu?

  • Salah satu yang paling dasar dan sederhana adalah kita mencoba mendekat kpd mereka (berkunjung dll). 
  • Selanjutnya kita mendukung kebutuhan2 mereka (kebutuhan jangan diartikan melulu secara finansial). Mungkin banyak diantara mereka sdh sangat mapan scr finansial, namun mungkin mereka kesepian. 
  • Juga tentunya ikut mendukung agar di masa2 sepuh lebih dekat kepadaNya.
  • Juga mungkin ada program antar jemput untuk shalat berjamaah di masjid. Brkali untuk shalat2 tertentu. Misal shalat Subuh 
  • Sambil berkunjung, ada pemeriksaan kesehatan sederhana yg gratis. Pemeriksaan tekanan darah, kadar gula dan semacamnya. Bisa kerjasama dengan para dokter yg warga, unt melatih para relawan.
  • Bila kondisi sakit kritis di RS, bersama keluarga ikut mendampingi.  
  • Mengadakan gathering, kumpul2 yg cocok unt para sepuh.
  • Mengadakan piknik sederhana yg ramah (memungkinakan) unt para sepuh.
  • Peminjaman alat2 kesehatan khususnya yg terkait para sepuh: kursi roda, tempat tidur seperti yg di RS dll. 
  • ...dan insya Allah masih banyak lagi    

Kerjasama dengan fihak terkait sangat diperlukan, misal ibu2 PKK yg mungkin punya program yg terkait misal Posbindu Lansia, para dokter, puskesmas, RT/RW dll


Seberapa mahal biaya program membersamai lansia?

Kadang kita berfikir, khawatir banyak yg perlu kita kerjakan namun dana kita terbatas. Suatu fikiran yg wajar. 

Secara umum, bukan hanya program ini, sebenarnya secara umum masjid perlu menumbuhkan budaya, jiwa kesukarelawan (volunteering). Jadi kita tumbuhkan budaya tsb untuk kita, untuk anak2 kita.  Sehingga dengan itu, insya Allah biayanya relatif sedikit. Kalaupun diperlukan biaya yg cukup besar insya Allah akan ada donatur2. Dengan program yang jelas, transparan, insya Allah tidak sedikit yang bersedia mendukung.

Untuk program membersamai para sepuh itu sendiri, biayanya sedikit. Yg lebih diperlukan adalah kesediaan meluangkan waktu unt bebagi kasih sayang. Keperluan para relawan belajar bagaimana membersamai para sepuh. Belajar pengetahuan2 praktis terkait, misal psikologis, kesehatan dll unt kalangan para sepuh tsb. 

Tuesday, November 25, 2008

relawan masjid, pengurus masjid

Bagaimana mengoptimalkan potensi jamaah dan ummat sekitar masjid untuk memakmurkan masjid?

* pengalamanku beberapa masjid dekat tempat tinggal: di Purworejo (masjid Kauman), di Yogya (masjid Karangkajen), di kos-kosan (masjid Bagusrangin), di kantor (masjid Kantor Pusat Telkom Japati), di Zamrud (masjid Mutumanikam), di Suryalaya (masjid alMuhajirin) ....

[ceritakan secara ringkas]

Dari semua pengalaman saya di masjid di atas ada beberapa hal krusial yang belum optimal.

* [ide]

Tuesday, November 11, 2008

optimalisasi masjid kampung dan kantor/kampus

Di Indonesia jumlah masjid sangat banyak, dan tdk sedikit yg bangunannya bagus. Namun sy lihat banyak yg belum dimanfaatkan optimal. Jika banyak masjid sudah optimal alangkah dahsyatnya, . Masjid kampus/kantor juga dimakmurkan oleh karyawan. Di kampus mestinya bukan hanya mahasiswa saja yang memakmurkan masjid. Memakmurkan di sini disamping menjadi jamaah shalat adalah bagaimana membuat kegiatan keislaman, salah satunya sebagai pusat agar kehidupan di kampus lebih islami. Membuat laboratorium2, atau kerjasama dengan lab yang ada, misalkan "Pusat penelitian pemanfaatan teknologi untuk al Qur'an", penelitian-penelitian tentang sejarah Islam dll

Sunday, November 2, 2008

pemilihan DKM masjid alMuhajirin

Saya tinggal di daerah Suryalaya, Buah baru Bandung. dimana? Bisa dilihat al di Wikimapia. Saat ini ada pemilihan DKM masjid Suryalaya. Pertama dilakukan dulu dewan pembinanya sebanyak tujuh orang, yang dilakukan hari ini. Kemudian dewan pembina membentuk kepengurusan harian.

Friday, October 10, 2008

Khutbah Jum'at

Barusan saya shalat Jum'at di masjid kantor saya (kampus IT Telkom), sayangnya seperti halnya banyak di masjid lain khotbah Jumat seringkali tidak terkait dengan konteks. Mislkan saat sedang sedang ramai isu tentang krisis ekonomi, namun di khutbah sama sekali tidak membahas hal itu. Misalkan bagaimana dalam pandangan Islam. Tidak direncanakan sehingga optimal, misalkan dilihat siapa jamaahnya. Mestinya tidak sama antara khotbah di masjid perkampungan dengan di kampus misalkan. Padahal khotbah Jum'at kalau dioptimalkan saya kira bisa menjadi media yang cukup efektif.

Salah satu mengapa khutbah Jum'at kuran optimal karena pengurus masjid (DKM) biasanya lebih kosentrasi memplot khotib misalkan selama setahun ke depan. Yang penting sudah booking khotib.

Mestinya ada tim-tim dalam kegiatan masjid, salah astunya tim Jum'atan yang diantara ada yang memikirkan secara sungguh-sunggun dan jangka panjang khotbah Jum'at.

Karena yang disampaikan dalam khotbah kebanyakan normatif, tidak menarik dll akhirnya tidak sedikit yang mendengarkan khutbah sambil terkantuk-kantuk. Apalagi biasanya di dalam masjid memang enak angin berhembus sepoi-sepoi... (sepoi-sepoi itu apa sih kok istilahnya kayaknya aneh) :D